Jumat, Desember 30

Menentukan Harga Foto copy per lembar


Harga Fotocopy per lembar - Bagi anda yang belum dan atau akan memulai membuka usaha khususnya fotocopy pasti akan merasa bingung dan ragu untuk membuka satu usaha yang menurut saya profitable jika anda mampu menemukan lokasi yang menguntungkan.

Membuka usaha fotocopy merupakan usaha alternatif berskala menengah kebawah yang bisa dijadikan kegiatan bagi anda selepas pensiun atau memang ingin terjun didunia cetak mencetak, namun ada baiknya bagi anda yang ingin menuju usaha fotocopy mempelajari dulu skill yang mesti anda kuasai sebagai dasar untuk menjalan bisnis fotocopy ini.

Baca juga : Skill fotocopy yang mesti anda kuasai jika ingin membuka usaha fotocopy

step berikutnya yang akan juga membuat anda bingung adalah bagaimana keuntungan yang saya dapat? berapa harga per lembar yang mesti saya bebankan kepada konsumen, apakah mungkin profit jika hanya mengandalkan fotocopy saja?.

pertanyaan diatas memang sudah pasti menjadi bayang-bayang bagi anda, namun saya akan mencoba memberikan gambaran awal bagaimana menentuka harga per lembar yang mesti anda tetapkan, ada baiknya anda juga mengintip berapa harga fotocopy ditempat lain sebagai perbandingan.

ada beberapa faktor utama sebagai peletak dasar menentukan harga per-lembarnya, berikut saya coba memberikan gambaran faktor apa saja yang membebani harga per lembar.

Faktor penentu harga foto copy per lembar


1. Harga Kertas/ rim
2. Harga Unit Drum meliputi (opc drum,primary dan wiper blade, serta fuser film)
3. Listrik per bulan
4. Sewa Ruko
5. Maintenan
6. Gaji karyawan ( Optional)

menghitung harga fotocopy per lembar


Nah untuk lebih jelasnya akan saya beri contoh kasus,
karena anda baru membuka usaha fotocopy maka standard pemakaian kertas dalam satu hari akan saya tetapkan 500 lembar saja per hari. pemakaian kertas dalam satu hari ini adalah pondasi dasar dari keuntungan yang akan anda dapat, semakin banyak kertas yang anda habiskan dalam sehari maka semakin besar pula keuntungan yang akan anda dapat.
Baca Juga : Cara memperbesar dan memperkecil hasil fotocopy
Baik kita sudah tentukan 1 hari = 500 lembar

1. harga kertas Rp. 30.000/Rim = 500 lbr (30.000/500)           = Rp. 60
2. Toner = Rp. 115.000 untuk 20.000 lbr = (115.000/20.000)  = Rp. 6
3. Unit Drum =Rp. 445.000/20.000 lbr                                    = Rp.22
4. Listrik =Rp.400.000/13.000 ( 500lbr/hari x 26 hari kerja)   = Rp.30
5. Ruko = Rp 7 juta (7 jt/12/13.000 lbr)                                   = Rp. 46
6. Maintenance= Rp. 200.000/13.000                                      = Rp.15
---------------------------------------------------Harga per lembar  =Rp. 179

 Keterangan : 


1. Harga kertas bisa lebih murah tergantung merek yang anda beli, satu Rim berisi 500 lembar

2. 1 kg toner mampu untuk mencetak hingga 20.000 lembar

3. Unit Drum termasuk didalamnya adalah OPC Drum, Roller charging, wiper blade dan Fuser film saya total Rp. 445.000, kesemua part tersebut mampu mencetak sampai 20.000 lembar bahkan lebih

4. Listrik saya asumsikan anda menggunakan listrik 1.300 watt, saya ambil asumsi pemakaian paling boros yaitu Rp. 400.000 sebulan saya bagi pemakaian kertas satu bulan 13.000, maka didapat biaya listrik untuk satu lembar kertas yaitu Rp.30

5. Ruko satu lantai kecil saya asumsikan Rp. 7 juta satu tahun, dibagi 12 bulan kemudian saya bagi pemakaian kertas dalam sebulan 13.000 lembar ,maka didapat hasil penggunakan jasa ruko untuk satu lembar kertas yaitu Rp. 46

6. Maintenance walau tidak setiap bulan saya asumsikan setiap satu kali kunjungan saya biasa menarik biaya 150.000 disini saya tulis Rp.200.000 saya bagi dengan pemakaian kertas 13.000 dalam satu bulan maka didapat biaya maintenance Rp. 15

Dari asumsi kasus diatas maka kita bisa mendapatkan harga foto copy per lembar yaitu Rp. 179,,
Baca Juga : Fotocopy berwarna, menghasilkan duplikat sesuai warna asli
asumsi ini saya berikan dengan menggunkaan asumsi paling boros dan paling sepi konsumen fotocopy, keuntungan akan bertambah jika pemakaian kertas dalam sebulan naik drastis, jika hal itu terjadi maka anda bisa menghitung ulang dengan rumus diatas berapa sebaiknya harga fotocopy per lembarnya.

namun jika anda membuka usaha fotocopy tidak mungkin jika orang fotocopy akan anda kenakan biaya Rp. 179. pasti akan lebih kan, nah hal hal kecil ini sebenarnya paling banyak mendatangkan keuntungan bagi anda, belum lagi anda jualan ATK atau dagang lainnya sebagai penunjang usaha fotocopy anda.

untuk berapa harga fotocopy per lembar yang sepantasnya guna mengejar modal mesin agar cepat kembali silahkan anda tetapkan sendiri, mungkin Rp.200/lembar, harga mesin tidak saya masukkan kedalam faktor penentu harga perlembar karena ia bukanlah faktor yang mempengaruhi dikarenakan mesin fotocopy adalah aset.

Dengan menentukan haga per lembar sebesar Rp. 179, jika  pemakaian kertas dalam sehari naik seumpama anda sehari mampu menghabiskan 1.500 lembar maka keuntungan anda akan bertambah jika faktor lain adalah tetap

saya berharap anda mulai bisa membayangkan untung dan ruginya membuka usaha fotocopy , semoga apa yang saya tulis ini bisa menjadi jembatan bagi anda untuk memulai usaha. terima kasih


berkomentar lah sesuai topik posting
Komentar tanpa nama tidak akan saya tanggapi
terima kasih
EmoticonEmoticon